www.sindonews.com
Berputar kembali kepada masa lalu pasca indonesia merdeka, sekitar tahun 1946 ketika terjadi agresi militer belanda yang ingin kembali merebut kekuasaan, belanda mengirimkan pasukan khususnya untuk menumpas pejuang-pejuang kemerdekaan yang mereka anggap sebagai pemberontak.
Adalah Westerling Bernama asli Raymond Westerling seorang veteran perang dunia ke II, Belanda mengirim westerling ke hindia belanda atau indonesia bersama pasukan khususnya untuk menumpas pejuang-pejuang kemeredekaan, dalam jangka waktu yang sikngkat saja westerling dan pasukannya begitu tiba tanggal 5 Desember 1946, Westerling melakukan penumpasan di sekitar Makassar. Karena tindakannya yang cepat dan banyak korban jatuh, pangkatnya dinaikkan menjadi kapten.

www.joglio.blogspot.com
Masyarakat dikumpulkan. Daftar "pemberontak" sudah dikumpulkan intel mereka. Mereka dipanggil. Siapa-siapa yang bisa menunjukkan pemberontak yang lain dapat keringanan. Perempuan dan anak-anak disisihkan. Kaum laki-laki yang menurut mereka bersalah atau setengah bersalah segeran darahnya ditumpahkan ke bumi Bugis dan Makassar, westerling terkenal dengan senyumnya ketika membunuh.
Korban yang banyak itu dilaporkan kepada Presiden Sukarno di Yogyakarta. Rombongan yang melapor dipimpin Kahar Muzzakar, dengan membulatkan angka korban menjadi 40 ribu. Angka resmi yang diakui Westerling kepada pemerintahnya adalah 600 jiwa. Pemerintah Belanda (1969) mengakui korban Westerling 3.000-an. Angka tersebut menjadi perdebatan yang belum ada titik temu nya.

www.pinterest.com
www.pinterest.com
Sampai saat ini kasus westerling menjadi persoalan yang belum terselesaikan oleh pihak indonesia maupun belanda, namun pemerintah belanda berupaya memberi santunan tiap tahun kepada keluarga korban westerling, raymond westerling meninggal 26 November 1987, Purmerend, Belanda.
Sumber :
www.tirto.id/m/raymond-westerling-pD
www.riaubernas.com/news/detail/707/raymond-westerling-pembantai-di-indonesia-yang-tak-pernah-diadili
www.historia.id/modern/pengakuan-sang-jagal